Tangga Nada Pentatonik Pelog dan Slendro, Ini Perbedaannya

Tangga nada pentatonik atau pentatonis adalah tangga nada yang terdiri atas lima nada pokok dengan jarak yang berbeda-beda. Tangga nada ini disusun berdasarkan jarak antarnada.

Dalam Modul Pembelajaran SMA Seni Budaya (Musik) yang disusun oleh Naning Widayati, M.Pd. disebutkan tangga nada pentatonik biasanya digunakan pada musik tradisional Jepang, Cina, dan Indonesia.

Di Indonesia, tangga nada pentatonik atau pentatonis ini digunakan pada alat musik gamelan Jawa dan Bali, lho. Yuk, simak penjelasannya!

Pentatonik merupakan bagian dari tangga nada. Tangga nada sendiri punya arti sebuah rangkaian nada yang disusun dengan jarak tertentu dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Selain tangga nada pentatonik atau pentatonis, terdapat juga tangga nada diatonik dan kromatis. Nah, dalam artikel https://crystalcave-online.com/ ini kita akan membahas lebih dalam mengenai tangga nada pentatonis.

Tangga Nada Pentatonik Pelog dan Slendro, Ini Perbedaannya

Jenis Tangga Nada Pentatonik atau Pentatonis

Berdasarkan jenisnya, tangga nada penatatonik terbagi menjadi dua, yakni tangga nada pelog dan slendro. Apa perbedaannya?

1. Pelog

Tangga nada pelog tersusun atas tujuh nada, yakni 1-2-3-4-5-6-7 (do-re-mi-fa-sol-la-si-do). Namun, nada re dan la sangat jarang digunakan. Sehingga yang dominan digunakan hanya lima nada adalah do-mi-fa-sol-si. Ini membuat Pelog digolongkan dalam tangga nada pentatonik

Tangga nada pentatonik pelog memiliki sifat yang tenang dan khidmat. Contoh lagu daerah yang menggunakan tangga nada ini adalah Gundul-Gundul Pacul (Jawa Tengah), Pitik Tukung (Jawa Tengah), Karatangan Pahlawan (Jawa Barat), Macepet-Cepetan (Bali), dan Ngusak Asing (Bali).

2. Slendro

Tangga nada slendro tersusun atas nada 1-2-3-5-6 (do-re-mi-sol-la). Bertolak belakang dari pelog, tangga nada slendro memiliki sifat yang gembira dan semangat.

Cing Cangkeling (Jawa Barat), Lir Ilir (Jawa Tengah), Cublak-Cublak Suweng (Jawa Tengah), Te Kate Dipanah (Jawa Tengah), dan Kerraban Sape (Madura-Jawa Timur), dan Janger (Bali) adalah contoh lagu daerah yang menggunakan tangga nada pentatonik slendro.

Penggunaan tangga nada pentatonis di gamelan Jawa, Sunda dan Bali yang tidak berpaku pada standar Barat dan memiliki istilah tersendiri dalam penyebutan nadanya. Sunda nadanya da mi na ti la, Jawa nem mo lu ro ju, sementara di Bali ding dong deng dung dang.

Itu dia penjelasan mengenai tangga nada pentatonik pelog dan slendro. Coba sekarang kalian sebutkan lagu daerah lainnya yang menggunakan tangga nada pentatonis.

14 Pahlawan Nasional Indonesia Pejuang Kemerdekaan dan Profil Singkatnya

Berkat jasa para pahlawan nasional Indonesia, negara kita dapat menyatakan kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi dari pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya membela kebenaran.

Dalam kamus tersebut, pahlawan juga diartikan sebagai pejuang yang gagah berani serta hero.

Pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional atas perbuatan yang dinilai heroik. Artinya, perbuatan tersebut dapat dikenang dan diteladani selamanya oleh warga negara Indonesia atau perbuatan tersebut mengandung jasa yang amat tinggi bagi bangsa Indonesia.

Negara kita memiliki banyak pahlawan nasional yang dapat kita ingat sekaligus tiru sikap-sikap positifnya oleh para siswa. Beberapa contohnya akan https://crystalcave-online.com/ dipaparkan di bawah ini.

14 Pahlawan Nasional Indonesia Pejuang Kemerdekaan dan Profil Singkatnya

14 Pahlawan Nasional Indonesia

1. Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien merupakan pahlawan yang lahir di Aceh Besar tahun 1848. Semasa Perang Aceh, dirinya berdiri memimpin pasukan untuk melawan Belanda.

Cut Nyak Dien tak gentar melawan Belanda karena juga ingin membalas kematian suaminya yang meninggal akibat perang. Perjuangan Cut Nyak Dien pun membawa dirinya ke sosok Teuku Umar yang pada akhirnya menjadi suami kedua beliau.

Sayangnya dia ditangkap, diasingkan, lalu meninggal di Sumedang tanggal 06 November 1908. Cut Nyak Dien turut dimakamkan di sana.

2. Tuanku Imam Bonjol

Peto Syarif yang dikenal sebagai Tuanku Imam Bonjol adalah sosok yang lahir di Kampung Tanjung Bunga, Sumatra Barat pada 1772. Di sana, dia adalah seorang ulama dan pimpinan masyarakat.

Sebagai buntut pertentangan kaum Adat dan kaum Paderi (kaum agama), Imam Bonjol akhirnya melawan Belanda. Dirinya berjuang bersama kaum Paderi pada tahun 1803 sampai 1838.

Gara-gara pengkhianatan Belanda, Imam Bonjol ditangkap dan diasingkan ke Cianjur, lalu Ambon, hingga yang terakhir ke Manado. Imam Bonjol pada akhirnya wafat pada 06 November 1864 saat usianya 92 tahun.

3. Jenderal Soedirman

Jenderal Soedirman lahir di Bodas Karangjati tanggal 24 Januari 1916. Dia adalah seorang panglima besar sekaligus jenderal pertama dan termuda di Indonesia. Ketika berusia 31 tahun, Jenderal Soedirman bergabung dengan pahlawan kemerdekaan yang lain dalam melawan penjajah Jepang, Belanda, serta Sekutu.

Jenderal Soedirman berjuang dengan luar biasa, bahkan saat sakit pun dia tidak menyerah dan melawan musuh bersama anak buahnya. Dirinya meninggal akibat penyakit pada tanggal 29 Januari 1950 di Magelang, lalu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki DI Yogyakarta.

4. Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro memiliki nama kecil Raden Mas Ontowiryo. Ia lahir di D.I. Yogyakarta pada 11 November 1785.

Pangeran Diponegoro merupakan anak sulung Sultan Hamengkubuwono III yang dikenal sejak kepemimpinannya pada Perang Diponegoro tahun 1825-1830.

Perang tersebut menelan korban terbanyak dalam sejarah Indonesia. Pada tahun 1830, Belanda bersiasat licik dengan pura-pura mengajak Pangeran Diponegoro untuk berunding di Magelang. Dalam perundingan itu, dia ditangkap lalu dibuang ke Manado. Setelah dari sana, dia dipindah ke Ujung Pandang dan meninggal di sana tanggal 08 Januari 1985.

Selain dianugerahi sebagai pahlawan nasional, Pangeran Diponegoro juga mendapat beberapa penghormatan seperti didirikannya Museum Monumen Pangeran Diponegoro serta namanya dijadikan sebagai nama jalan, stadion, hingga universitas.

5. Sultan Hasanuddin

Sultan Hasanuddin memiliki julukan Ayam Jantan dari Timur. Dia adalah Pahlawan Nasional asal Sulawesi Selatan yang merupakan putra kedua dari Sultan Malikusaid. Sultan Hasanuddin lahir tahun 1631 di Makassar.

Pasca diangkat sebagai Sultan Kerajaan Gowa, dia berusaha menggabungkan beberapa kerajaan kecil di wilayah Indonesia Timur dan melawan Belanda dengan sengit.

Hal ini mengakibatkan Belanda meminta bantuan tentara ke Batavia untuk menerobos benteng terkuat Gowa, yakni Somba Opu, pada tanggal 12 Juni 1669. Sultan Hasanuddin kemudian mengundurkan diri dan wafat pada 12 Juni 1670.

6. Ki Hadjar Dewantara

Ki Hajar Dewantara atau Raden Mas Soewardi Soerjaningrat lahir di DI Yogyakarta pada 02 Mei 1889. Dirinya adalah sosok yang mendirikan perguruan Taman Siswa pada 1929 dan berkontribusi pada pribumi saat itu yang tidak dapat sekolah.

Ki Hadjar Dewantara pernah menjadi Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan setelah kemerdekaan. Dia wafat 26 April 1959 dan dimakamkan di DI Yogyakarta.

7. Kapitan Pattimura

Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy lahir di Ambon pada 1783. Pattimura melawan Belanda karena mereka menguasai Maluku, menindas rakyatnya, memaksa kerja rodi, dan menguras kekayaan Maluku.

Pattimura juga menyatukan Kerajaan Ternate dan Tidore untuk mengusir penjajah pada tahun 1817. Sebetulnya, Belanda pernah menawarkan kerja sama, namun Pattimura menolaknya. Sosok ini dihukum mati pada 16 Desember 1817.

8. Raden Ajeng Kartini

Raden Ajeng Kartini lahir sebagai putri Bupati Jepara pada tanggal 21 April 1879. Semasa masih hidup, dia memperjuangkan kesetaraan hak perempuan dan membangun sekolah perempuan bernama Yayasan Kartini pada tahun 1912. Sekolah Kartini ada di Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan lain sebagainya.

Kartini meninggal saat masih muda, yakni pada umur 25 tahun pada 17 September 1904 di Rembang. Buku Habis Gelap Terbitlah Terang adalah kumpulan dari surat-surat Kartini.

9. Dewi Sartika

Selain Kartini, ada pula Pahlawan Nasional Dewi Sartika yang memperjuangkan pendidikan khusus perempuan. Dia lahir pada 04 Desember 1884 di Cicalengka.

Dewi Sartika memiliki latar belakang keluarga ningrat yang membuatnya bisa mengenyam pendidikan, sehingga dirinya terinspirasi mendirikan Sekolah Istri atau sekolah khusus perempuan se-Hindia Belanda.

Berkat jasanya itu, Dewi Sartika juga mendapat anugerah Bintang Perak dari pemerintah Hindia Belanda. Saat perang kemerdekaan, Dewi Sartika mengungsi ke Cinean dan wafat pada 11 September 1947.

10. Prof. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin adalah anggota Jong Sumatranen Bond yang lahir pada 28 Agustus 1903 di Sawahlunto. Tokoh ini dikenal sebagai bagian dari yang merumuskan Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda II serta penggagas falsafah Pancasila dalam BPUPKI. Muhammad Yamin meninggal pada 17 Oktober 1962 dan dikebumikan di tanah kelahirannya.

11. Sutan Syahrir

Sutan Syahrir lahir pada 05 Maret 1909 di Padang Panjang, Sumatra Barat. Pahlawan nasional Indonesia satu ini sudah memulai sepak terjang di kancah politik saat mendirikan Jong Indonesia atau Pemuda Indonesia.

Sutan Syahrir terkenal atas jasanya mengorganisir kemerdekaan Indonesia bersama Bung Karno dan Bung Hatta. Pada awal kemerdekaan, Sutan Syahrir pernah menjabat sebagai perdana menteri.

Kemudian, pada masa Orde Lama dia dipenjara dan jatuh sakit. Syahrir pun dikirim ke Swiss untuk berobat. Ia kemudian wafat pada 09 April dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

12. Haji Agus Salim

Haji Agus Salim mempunyai peran yang besar pada masa perjuangan kemerdekaan dan setelahnya. Pahlawan ini lahir 08 Oktober 1884 di Kota Gadang.

Semasa masih hidup, Haji Agus Salim memimpin organisasi Islam terbesar Sarekat Islam, menjadi anggota PPKI, memimpin surat kabar, dan banyak melakoni peran lainnya.

Agus Salim adalah tokoh Indonesia yang menguasai banyak bahasa asing. Pahlawan yang dikenal sebagai diplomat ulung itu meninggal di Jakarta 04 November 1954.

13. Ir. Sukarno

Sukarno atau Bung Karno lahir 06 Juni 1901 di Kota Surabaya. Sejak sekolah di HBS Surabaya, dia sudah aktif dalam aktivitas pergerakan nasional.

Setelah sepak terjangnya itu, Bung Karno menjadi Presiden Indonesia pertama mulai tahun 1945 sampai 1967.

Banyak peran penting yang dilakoni Bung Karno, mulai dari mencetuskan dasar negara Pancasila, menjadi proklamator, hingga orator yang membangkitkan semangat perjuangan rakyat.

Bung Karno wafat 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

14. Drs. Mohammad Hatta

Bung Hatta lahir tanggal 09 Agustus 1902 di Bukittinggi. Pahlawan nasional ini pernah menempati banyak posisi penting, contohnya perdana menteri dalam kabinet Hatta I, Hatta II, serta RIS.

Wakil Presiden pertama Indonesia ini juga mendapat julukan Bapak Koperasi. Dirinya dan Bung Karno disebut sebagai Pahlawan Proklamator. Bung Hatta meninggal di Jakarta pada Maret 1980.

Sumber Pendapatan Negara dan Daerah beserta Contohnya

Negara maupun daerah memerlukan dana untuk bisa melangsungkan pembangunan dan berbagai hal lainnya yang bertujuan untuk kemakmuran rakyat. Negara dan daerah memiliki beberapa sumber pendapatan yang keberadaannya sudah diatur oleh undang-undang.

Tentu saja sumber pendapatan negara dan daerah ini tak hanya berasal dari satu sumber saja, sebut saja pajak. Namun juga berasal dari beberapa sektor yang saling melengkapi. Berikut sumber pendapatan negara dan daerah.

Sumber pendapatan negara dan daerah ini tak hanya berasal dari dalam negeri saja, namun terdapat juga sumber pendapatan yang berasal dari luar negeri yang nilainya juga cukup besar.

Dilansir https://crystalcave-online.com/ dari berbagai sumber, berikut sumber pendapatan negara dan daerah baik yang berasal dari dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri.

Sumber Pendapatan Negara dan Daerah beserta Contohnya

Sumber Pendapatan Negara

Setidaknya terdapat 3 sektor yang menjadi sumber pendapatan negara yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Ketiga sumber pendapatan itu adalah sumber pendapatan pajak, sumber pendapatan bukan pajak, dan sumber pendapatan hibah yang berasal dari luar negeri.

1. Sumber pendapatan negara dari pajak

Sumber pendapatan dari pajak ini persentasenya adalah yang tertinggi jika dibandingkan dengan sumber pendapatan negara dari sektor yang lainnya.

Sumber pendapatan dari pajak menyumbang sekitar 80 persen dari total pendapatan negara.

Pendapatan negara dari pajak ini juga berasal dari banyak objek pajak. Contohnya, dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPH), Pajak Cukai, Pajak Bea Masuk dan juga Bea Keluar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan pajak lainnya yang persentasenya jauh lebih kecil.

2. Sumber pendapatan negara bukan pajak

Selain pendapatan negara dari pajak, terdapat juga sumber pendapatan negara yang berasal bukan dari pajak atau yang lebih dikenal dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Meski pendapatan PNBP tidak sebesar pendapatan negara dari sektor pajak, namun tetap saja PNBP menjadi sumber penerimaan yang cukup penting bagi keberlangsungan sebuah negara.

PNBP ini juga berasal dari berbagai macam sektor. Sebut saja Sumber Daya Alam Minyak dan Gas, Sumber Daya Alam Nonminyak dan Gas, Pendapatan Kekayaan yang dipisahkan (berasal dari laba BUMN), Badan Layanan Umum, dan PNBP lainnya.

3. Sumber pendapatan negara dari hibah

Sumber pendapatan negara dari hibah menjadi salah satu dari sumber pendapatan negara. Berbeda dengan sumber pendapatan pajak dan nonpajak yang berasal dari dalam negeri, sumber pendapatan negara dari hibah ini kebanyakan berasal dari luar negeri.
Hibah merupakan pemberian dari pihak lain tanpa adanya kewajiban apa pun. Hibah ini bisa berasal dari dalam dan luar negeri, namun memang kebanyakan pendapatan hibah ini berasal dari negara luar.

Sumber Pendapatan Daerah

Sumber pendapatan daerah merupakan penerimaan yang berasal dari dalam wilayah atau daerah tertentu. Sama seperti sumber pendapatan negara, sumber pendapatan daerah juga banyak bertumpu pada pendapatan yang didapat dari pungutan pajak.

Sumber pendapatan daerah ini berasal dari beberapa sektor, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Pendapatan Lainnya yang Sah.

PAD sendiri terbagi menjadi 4 pokok, yakni pendapatan pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan PAD lain-lain yang sah, dan pendapatan dan pengembalian.

Pendapatan transfer berasal dari pemerintah pusat berupa dana perimbangan, dana alokasi umum, dan juga dana alokasi khusus. Sementara itu pendapatan lain-lain yang sah berasal dari dana desa dan dana bagi hasil pajak.

Itulah sumber pendapatan negara dan daerah yang berada di Indonesia.

Pengertian, Jenis, Serta Cara Menghitung Perbandingan yang Perlu Diketahui

Perbandingan tentu tak asing bagi kalian yang pernah belajar matematika di bangku sekolah. Dalam kehidupan sehari-hari, perbandingan kerap dilakukan dalam berbagai hal, seperti contoh yang sering kita jumpai adalah penulisan skala pada peta.

Dilansir dari laman Rumus Pintar, Selasa (8/3/2022), perbandingan atau yang juga disebut rasio adalah salah satu teknik atau cara untuk membandingkan dua besaran. Penulisan perbandingan biasanya dituliskan sebagai a:b dengan a dan b merupakan dua besaran dengan satuan yang sama.

Perbandingan terbagi menjadi beberapa jenis, berikut https://crystalcave-online.com/ ini jenis-jenis perbandingan lengkap dengan cara menghitungnya.

 

Pengertian, Jenis, Serta Cara Menghitung Perbandingan yang Perlu Diketahui

Perbandingan Senilai

Jenis perbandingan yang pertama ialah perbandingan senilai. Perbandingan senilai adalah perbandingan yang melibatkan dua rasio yang sama. Untuk lebih sederhananya, perbandingan senilai merupakan suatu pernyataan yang menyatakan dua rasio adalah sama. Sementara untuk rumus dari perbandingan senilai adalah a1/a2 = b1/b2.

Perbandingan Berbalik Nilai

Jenis perbandingan selanjutnya ialah perbandingan berbalik nilai. Perbandingan berbalik nilai adalah perbandingan antara dua besaran di mana suatu variabel bertambah, maka variabel berkurang atau sebaliknya.

Perbandingan berbalik nilai dapat dinyatakan dengan a: b berbanding terbalik dengan harga p: q atau dapat dituliskan sebagai berikut: a : b = (1/p) : (1/q)) = q : p maka a x p = b x q.

Perbandingan Bertingkat

Jenis perbandingan selanjutnya adalah perbandingan bertingkat. Jenis perbandingan bertingkat melibatkan lebih dari satu perbandingan. Sebagai contoh, perbandingan Apel yang dimiliki Anto dan Joni adalah 3:5, sedangkan perbandingan kelereng Joni dengan Dodi adalah 4:3.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, yang perlu dilakukan ialah menentukan rasio atau perbandingan dari Apel yang dimiliki Anto, Joni, dan Dodi.

Cara Menghitung Perbandingan

Adapun cara menghitung perbandingan adalah sebagai berikut:

  1. Buatlah model dari permasalahan yang akan diselesaikan.
  2. Selanjutnya tentukan jenis perbandingan yang akan diselesaikan.
  3. Selanjutnya, susun persamaan dan hitung perbandingan untuk menentukan informasi yang ingin diperoleh dengan menggunakan rumus perbandingan.

Contoh Cara Menghitung Perbandingan Senilai

Pertanyaan:

Joni mengendarai sepeda motor menempuh jarak 32 km dengan menghabiskan 4 liter bensin. Jika Joni mempunyai 7 liter bensin, berapa jarak yang dapat ditempuh?

Penyelesaian:

Bensin 4 liter = 32 km

Bensin 7 liter = x

Soal di atas merupakan jenis perbandingan senilai, untuk itu cara menghitung perbandingan senilai adalah sebagai berikut:

4/7 = 32/x

x = (7 x 32)/4 = 56 km

Sehingga, jarak yang dapat ditempuh Joni dengan 7 liter bensin adalah 56km.

Contoh Cara Menghitung Perbandingan Berbalik

Pertanyaan:

Suatu pekerjaan jika dikerjakan oleh 8 orang akan selesai dalam 18 hari. Jika pekerjaan tersebut dikerjakan oleh 12 orang, maka berapa hari pekerjaan tersebut dapat diselesaikan?

Penyelesaian:

Banyak pekerja 8 orang = 18 hari

Banyak pekerja 12 orang = x

Soal tersebut merupakan perbandingan berbalik nilai, maka cara menghitung perbandingan berbalik nilai adalah:

8/12 = x/18

x = (8 x 18)/12 = 12 hari

Jadi, dengan 12 orang, pekerjaan tersebut akan selesai dikerjakan dalam 12 hari.

Contoh Cara Menghitung Perbandingan Bertingkat

Pertanyaan:

Perbandingan banyaknya apel Anto dan Toni adalah 2 : 3, sedangkan perbandingan banyaknya apel Toni dan Dita adalah 2 : 5. Jika jumlah kelereng mereka bertiga adalah 75. Tentukan banyak apel Anto, Toni, dan Dita.

Penyelesaian:

Model permasalahan tersebut yaitu perbandingan bertingkat.

A : B = 2 : 3

B : C = 2 : 5

A : B : C = 4 : 6 : 15

Jumlah rasio = 4 + 6 + 15 = 25

Banyak apel Anto

4/25 x 75 = 12

Banyak apel Toni

6/25 x 75 = 18

Banyak apel Dita

15/25 x 75 = 45

Jadi, banyak apel Anto, Toni, dan Dita masing-masing adalah 12, 18, dan 45 buah.

Memahami Makna Preventif dan Contoh Tindakan Pencegahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Preventif merupakan salah satu kata yang cukup populer dan sering didengar oleh masyarakat Indonesia. Sering dengar dengan istilah lebih baik mencegah dibanding mengobati? Nah, kalimat tersebut merupakan kalimat preventif. Secara garis besar, preventif berarti tindakan dalam mencegah sebuah hal yang negatif sebelum terjadi kejadian yang kurang menyenangkan.

Preventif sendiri bisa diterapkan dan digunakan untuk berbagai macm hal tertentu. Baik itu sebuah kejadian besar ataupun sepele. Hal kecil apapun memang wajib sekali untuk dicegah dibandingkan harus memperbaikinya. Maka dari itu, preventif memanglah hal yang paling penting dan dibutuhkan.

Memahami Makna Preventif dan Contoh Tindakan Pencegahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Preventif bisa membantu kamu dalam menghindari segala kemungkinan terburuk yang bisa menimpa diri kalian. Kalian bisa menggunakan tindakan preventif demi mengurangi dampaknya. Tindakan preventif sendiri bisa dilakukan baik oleh individu maupun kelompok. Tindakan preventif bebas dilakukan sesuai dengan kepentingan dan keperluan masing-masing. Sebab pada dasarnya, preventif sendiri adalah hal yang posisif.

Preventif memiliki arti mencegah dari sebuah hal negatif yang akan menimpa diri kalian. Setelah mengetahui apa itu arti preventif, berikut ini beberapa contoh dari tindakan preventif yang wajib kamu ketahui:

1. Preventif yang bisa kamu lakukan adalah saat kalian memilih belajar yang rajin dan rutin baik di rumah maupun di sekolah demi mendapatkan nilai yang tinggi. Tindakan ini merupakan tindakan preventif dimana kalian bisa terhindar dari nilai-nilai jelek di sekolah. Dengan belajar yang rutin serta rajin, kamu akan lebih memahami materi pembelajaran di sekolah sehingga kedepannya kamu bisa mendapatkan nilai yang bagus.

2. Preventif yang kedua adalah ketika kamu memilih tidak membuang sampah sembarangan. Kamu justru membuang sampah ke tempat yang telah disediakan. Tindakan yang kamu lakukan ini adalah tindakan preventif demi tidak terjadinya banjir. Sebab, banjir sendiri terjadi karena penumpukan sampah di area yang terlarang seperti sungai ataupun aliran got. Dengan adanya tindakan preventif ini, kamu bisa menghindari terjadinya banjir.

3. Preventif lainnya adalah ketika kamu memilih menjauhi dan tidak pernah mencoba obat-obatan terlarang. Tindakan preventif ini tentu saja bisa berdampak positif kepada diri kamu sendiri dimana kamu tidak akan mengalami kecanduan terhadap narkoba dan tidak menerima efek negatif yang ditimbulkan karena narkoba merupakan hal yang berbahaya karena bisa menghancurkan hidup kamu hanya dalam sekejap.

4. Tindakan preventif sederhana lainnya adalah ketika kamu memilih rajin menyikat gigi secara rutin minimal 2 kali sehari dengan menggunakan pasta gigi. Tindakan ini merupakan tindakan preventif dimana kamu mencegah terjadinya kerusakan pada gigi yang ditimbulkan karena kuman. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari gigi berlubang, plak yang menumpuk, karang gigi dan masalah-masalah lainnya.

5. Preventif yang bisa kamu lakukan lainnya adalah ketika kamu memilih untuk menjaga pola hidup sehat seperti makan dan istirahat secara teratur. Tindakan preventif ini bisa menjaga tubuh kamu agar tetap fit dan sehat selalu. Dengan tindakan preventif ini, kamu akan jauh lebih kuat dalam melakukan aktifitas.

Saat ini memang banyak sekali kata-kata baru bermunculan seiring dengan perkembangan zaman. Kata preventif sendiri mungkin baru saja didengar dan diketahui oleh sebagian orang. Dari tadi kita sudah mencari tahu seperti arti kata preventif dan juga tindakan-tindakan preventif sebagai contohnya. Yang jadi pertanyaan, apakah kata preventif ini masuk ke KBBI atau tidak? Jawabannya https://crystalcave-online.com/ adalah iya!

Di Dalam kamus besar bahasa Indonesia, preventif  bersifat mencegah (supaya jangan terjadi apa-apa): aturan itu bersifat. Dari KBBI tersebut terlihat jelas jika preventif merupakan kata sifat atau adjectiva. Dari sini sudah dipastikan jika kata preventif sudah masuk ke dalam KBBI.

Mengenal FIBA, Induk Organisasi Bola Basket Dunia

Dari sekian banyak olahraga tim yang menonjol di abad ke-21, hanya basket yang sepenuhnya dikatakan berasal dari Amerika Serikat. Digagas pada 1891 oleh pria Kanada James Naismith, bola basket merupakan olahraga ciptaan murni, bukan turunan atau hasil pengembangan.

Pesatnya pertumbuhan basket di sekolah menengah dan perguruan tinggi Amerika pada 1920 hingga 1930-an membuat minat masyarakat akan kompetisi olahraga ini makin tinggi. Akibatnya, dibentuklah federasi yang mampu menaungi perkembangan bola basket, yakni FIBA.

Federation Internationale de Basketball (FIBA) merupakan badan pengatur internasional untuk olahraga basket. Dikutip https://crystalcave-online.com/ dari Encyclopedia.com, organisasi ini terdiri atas lebih dari 200 asosiasi basket nasional lainnya.

FIBA secara umum bertanggung jawab melaksanaan kejuaraan-kejuaraan basket, baik antarnegara maupun antarklub. Sebagai organisasi internasional yang mewadahi bola basket, FIBA jadi satu-satunya otoritas basket yang diakui oleh Komite Olahraga Internasional (IOC).

Organisasi tersebut pun memiliki otoritas dalam hal peraturan permainan basket maupun kompetisi kualifikasi untuk maju ke Olimpiade.

Mengenal FIBA, Induk Organisasi Bola Basket Dunia

Karakteristik FIBA

FIBA merupakan organisasi nirlaba yang memegang mandat penting berupa penetapan dan peninjauan berkala terhadap Peraturan Resmi Bola Basket (Official Rules of Basketball), spesifikasi peralatan, hingga regulasi transfer pemain internasional.

FIBA dibagi menjadi lima zona berbeda untuk tujuan kualifikasi dan organisasi. Kelima zona tersebut adalah Afrika, Amerika (Utara dan Selatan), Asia, Eropa, serta Oseania.

Sejarah FIBA

Bermarkas di Jenewa, FIBA pertama kali didirikan pada 18 Juni 1932, dua tahun sejak olahraga ini diakui secara resmi oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Melansir laman resmi FIBA, organisasi ini semula bernama Federation Internationale de Basketball Amateur. Terdapat delapan negara yang menjadi anggota pendiri FIBA, yakni Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Rumania, dan Swiss.

Pada Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, FIBA sempat menunjuk James Naismith, penggagas olahraga bola basket, sebagai Presiden Kehormatan.

Adapun, posisi Presiden FIFA telah diisi oleh Hamane Hiang sejak 2019. Hiang masih akan menjabat sebagai presiden di organisasi tersebut hingga 2023 mendatang.

Piala Dunia Bola Basket FIBA

Dalam kesehariannya, FIBA juga bertugas menyelenggarakan dan mengawasi kompetisi internasional, mulai dari Piala Dunia Bola Basket FIBA, Turnamen Bola Basket Olimpiade, hingga kompetisi basket 3×3.

Organisasi basket internasional ini tercatat telah menyelenggarakan Piala Dunia Bola Basket FIBA sejak 1950 dan Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA sejak 1953. Kedua ajang tersebut dihelat tiap empat tahun, bergantiang dengan Olimpiade.

Lebih lanjut pada 1989, FIBA membuka pintu bagi para atlet basket profesional–seperti pemain NBA di Amerika Serikat–untuk berpartisipasi dalam Olimpiade. Saat itulah FIBA berganti nama dari Fédération Internationale de Basketball Amateur menjadi Fédération Internationale de Basketball.

Daftar Negara-negara ASEAN Beserta Sejarah Singkat

Association of Southeast Asian Nation (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara merupakan organisasi yang mewadahi kerja sama negara-negara di Asia Tenggara.

Jumlah anggota ASEAN sebanyak 10 negara. Ke-10 negara bekerja sama menjaga stabilitas ekonomi kawasan ASEAN dan menjaga daya saing regional.

Berikut rangkuman https://crystalcave-online.com/ 10 negara-negara ASEAN dan sejarah singkatnya.

Sejarah Singkat ASEAN

ASEAN pertama kali dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Di awal, ASEAN hanya beranggotakan lima negara, yaitu Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Pendirian didasarkan pada penandatanganan Deklarasi Bangkok. Beberapa tahun kemudian menyusul Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja bergabung menjadi anggota ASEAN.

Deklarasi Bangkok digelar untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera. Hal tersebut mencuat akibat situasi di tahun 1960-an yang rawan konflik karena pengaruh ideologi negara-negara besar.

Konflik antar negara di kawasan tertentu dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta menghambat pembangunan.

Dalam struktur organisasi ASEAN mempunyai Sekretariat Jendral yang ditetapkan dan diangkat dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN dengan masa jabatan lima tahun.

Sekjen ASEAN saat ini bernama H.E. Lim Jock Hoi asal Brunei Darussalam yang menjabat sejak 2018 hingga 2022. ASEAN sendiri mempunyai semboyan Satu Visi, Satu Identitas, Satu Masyarakat.

Daftar Negara-negara ASEAN Beserta Sejarah Singkat

10 Negara Anggota ASEAN

Berikut dipaparkan profil singkat dan karakteristik dari negara-negara ASEAN:

1. Indonesia

Indonesia atau yang disebut juga Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang dilintasi garis khatulistiwa dan diapit oleh dua benua, yaitu Asia dan Australia.

Indonesia juga diapit oleh dua Samudra yaitu Samudra Pasifik dan Hindia. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki belasan ribu pulau. Juga, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.

Indonesia menganut sistem pemerintahan Republik yang dipimpin oleh Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Indonesia mempunyai luas wilayah mencapai 1.904.569 km persegi dengan populasi penduduk 270 juta jiwa (per September 2020).

Pusat pemerintahan dan ekonomi Indonesia berada di Ibu Kota Jakarta. DKI Jakarta terletak di pulau Jawa, pulau paling padat di Indonesia.

Indonesia memiliki semboyan negara ‘Bhineka Tunggal Ika’ yang artinya ‘Berbeda-beda namun tetap satu’. Salah satu bentuk persatuannya adalah penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi atau nasional.

Peringatan kemerdekaan Indonesia dirayakan setiap tanggal 17 Agustus, dan mata uang resmi yang digunakan adalah Rupiah.

2. Singapura

Singapura merupakan negara kepulauan yang terletak di ujung Semenanjung Malaya. Singapura terpisah dari Malaysia oleh Selat Johor dan Indonesia oleh Selat Singapura.

Meski menganut sistem pemerintahan berupa Republik, namun otoritas pemerintahan dan kepemimpinan dilakukan oleh seorang Perdana Menteri. Presiden Singapura saat ini adalah Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Singapura memiliki semboyan negara ‘Majulah Singapura’ dengan perayaan kemerdekaan pada 9 Agustus. Sebagai negara kepulauan Singapura memiliki luas wilayah 722 ribu kilometer persegi.

Jumlah penduduk per 2020 mencapai lebih dari 5 juta jiwa. Terdapat empat bahasa resmi yang digunakan yaitu Mandarin Chinese, Inggris, Melayu, dan Tamil. Sementara itu, mata yang digunakan adalah Dollar Singapura (S$).

3. Malaysia

Malaysia adalah negara yang menganut sistem pemerintahan Federal Parlementer yang terdiri dari tiga belas negara bagian dan tiga wilayah federal.

Ibu Kota negara ini berada di Kuala Lumpur, sedangkan pusat pemerintahan federal berada di Putrajaya. Malaysia dipisahkan ke dalam dua kawasan yaitu, Malaysia Barat dan Malaysia Timur, 2 negara bagian di Malaysia Timur (Sabah dan Sarawak) berada di pulau Kalimantan.

Pemerintahan negara Malaysia dikepalai oleh seorang Perdana Menteri (Muhyiddin Yassin) dengan Raja atau Sultan yang memerintah di setiap negara bagian.

Model pemerintahan Malaysia ini serupa dengan sistem parlementer Westminster. Malaysia memiliki semboyan ‘Bersekutu Bertambah Mutu’ yang jika dalam bahasa Indonesia berarti ‘Persatuan Menambah Keunggulan’.

Jumlah penduduk Malaysia per 2020 mencapai 37 juta jiwa lebih dengan luas wilayah mencapai 330 ribu kilometer persegi. Bahasa resmi yang digunakan warga Malaysia adalah Melayu sementara mata uang yang digunakan adalah Ringgit.

4. Brunei

Negara Brunei Terletak di utara pulau Kalimantan yang berbatasan langsung dengan Indonesia dan Malaysia (Sarawak dan Sabah). Sistem pemerintahan di Brunei adalah sistem Monarki Absolut dengan kepala pemerintahan dipegang oleh Sultan (Hassanal Bolkiah).

Populasi Brunei per 2020 mencapai 467 ribu jiwa dengan luas wilayah 5 ribu kilometer persegi. Ibu Kota Brunei adalah Bandar Seri Begawan yang sekaligus merupakan kota terbesar di negara tersebut.

Brunei Darussalam menerapkan bahasa Melayu sebagai bahasa resmi atau nasional dengan Dolar Brunei sebagai mata uang sah. Hari kemerdekaan Brunei jatuh pada tanggal 23 Februari.

5. Kamboja

Negara ASEAN selanjutnya adalah Kamboja, yang merupakan negara dengan sistem pemerintahan Monarki Konstitusional. Negara ini dipimpin atau dikepalai oleh Raja Norodom Sihamoni dan perdana menteri Hun Sen.

Penduduk Kamboja mayoritas menganut agama Buddha dan menerapkan bahasa Khmer sebagai bahasa resmi.

Ibu kota dari Kamboja adalah Phnom Penh. Luas wilayah Kamboja mencapai 181 ribu kilometer persegi dengan populasi penduduk per 2020 sebanyak 15 juta lebih jiwa.

Negara dengan semboyan ‘Bangsa, Agama, Raja’ ini berbatasan langsung dengan Thailand di barat, Laos di Utara, Vietnam di timur, dan Teluk Thailand di selatan.

6. Vietnam

Bernama asli Republik Sosialis Vietnam dengan Kepala Negara Nguyen Phu Trong dan Kepala Pemerintahan atau Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc.

Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Vietnam. Populasi Vietnam per 2020 tercatat lebih dari 97 juta jiwa dengan luas wilayah 333 ribu kilometer persegi.

Memiliki ibu kota Hanoi, Vietnam berbatasan langsung dengan Tiongkok di utara, Laos di Barat Laut, Kamboja di Barat Daya dan Laut Cina Selatan di Timur. Mata uang yang digunakan adalah Dong.

7. Thailand

Dalam bahasa asli Thailand disebut sebagai Mueang Thai (baca: Meng-Thai) yang berarti Negara Thai. Sebagai salah satu pendiri ASEAN Thailand menganut sistem pemerintahan Monarki Konstitusional.

Kepala Negara Thailand adalah Raja Maha Vajiralongkorn dan Kepala Pemerintahan dijalankan oleh Perdana Menteri Prayut Chan O Cha.

Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Thai dengan Ibu Kota Bangkok. Luas wilayah Thailand mencapai 513 ribu kilometer persegi dengan populasi penduduk mencapai 66 juta jiwa. Mata uang resmi yang digunakan adalah Baht.

8. Laos

Laos satu-satunya negara ASEAN yang terkurung daratan. Di utara berbatasan dengan Myanmar, di barat laut berbatasan dengan Tiongkok, dengan Vietnam di timur, Kamboja di selatan, dan Thailand di sebelah barat.

Pada masa lampau Laos dijuluki Lan Xang atau Negeri Seribu Gajah. Bahasa resmi yang digunakan oleh masyarakat Laos adalah Lao.

Sistem pemerintahan di Laos dijalankan oleh Partai Sosialis Republik, dengan Presiden atau Kepala Negara Bounnhang Vorachith dan Kepala Pemerintahan atau Perdana Menteri Thongloun Sisoulith.

Luas wilayah Laos mencapai 236 ribu kilometer persegi dengan jumlah penduduk per 2020 sebanyak 7 juta jiwa, dengan mata uang resmi yang digunakan adalah Kip.

9. Myanmar

Myanmar atau yang dulu disebut dengan Burma bergabung sebagai anggota ASEAN tahun 1997. Pemerintahan yang dijalankan oleh Junta Militer dengan sistem pemerintahan Republik Konstitusional.

Pemerintahan Myanmar saat ini dijalankan oleh Min Aung Hlaing sebagai Pemimpin Negara dan Presiden oleh Myint Swe. Ibu kota Komersial Myanmar adalah Yangon dan ibu kota administratif berada di Naypyidaw.

Luas wilayah Myanmar mencapai 676 ribu meter persegi dengan populasi per 2020 mencapai lebih dari 54 juta jiwa. Bahasa resmi yang digunakan adalah Burma dan mata uang resmi adalah Kyat.

10. Filipina

Salah satu negara pendiri ASEAN merupakan negara kepulauan yang terletak di Lingkar Pasifik Barat. Sistem pemerintahan yang dijalankan negara ini adalah Republik.

Presiden Rodrigo Duterte sebagai Kepala Negara Filipina dan Leni Robredo sebagai Wakil. Kota terbesar Filipina adalah Quezon sementara Ibu Kota berada di kota Manila. Filipina menggunakan bahasa Filipina dan Inggris sebagai bahasa resmi.

Luas wilayah Filipina mencapai 300 ribu kilometer persegi dengan populasi menurut worldometers per 2020 sebesar lebih dari 109 juta jiwa. Mata uang resmi yang digunakan adalah Peso.

itulah daftar negara-negara ASEAN yang mungkin Anda perlu ketahui. Merujuk laman sekretariat ASEAN, disebutkan pada 2011 Timor Leste secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai anggota ASEAN namun kepastian bergabungnya masih dalam pembahasan sepuluh negara anggota ASEAN.

4 Jenis Pola Lantai dalam Seni Tari, Berikut Fungsi dan Tujuannya

Simak empat jenis pola lantai dalam seni tari dalam artikel https://crystalcave-online.com/ ini.

Selain itu, dilengkapi juga dengan fungsi dan tujuan dari pola lantai.

Pola lantai adalah pola yang dibentuk sebagai aturan bagi penari dalam berpindah, bergerak, maupun bergeser posisi saat di panggung agar tampak lebih menarik.

Pola lantai bisa dikatakan sebagai teknik blocking (penguasaan panggung) seorang penari.

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMP Terbuka Seni Budaya Kelas VII Level dan Pola Lantai pada Gerak Tari oleh Sarjiyem dan Frangky (2020), pola lantai sangat penting dalam sebuah tarian berkelompok.

Berikut jenis-jenis pola lantai dalam seni tari lengkap dengan penjelasan masing-masing.

4 Jenis Pola Lantai dalam Seni Tari, Berikut Fungsi dan Tujuannya

1. Pola Lantai Garis Lurus Diagonal

Pola lantai diagonal merupakan pola dalam seni tari yang membentuk garis lurus menyudut ke kanan atas, ke kiri atas, ke kanan bawah ataupun ke kiri bawah.

Pola lantai ini memberikan suatu makna akan kedinamisan dan kekuatan.

2. Pola Lantai Garis Lurus Horizontal

Pola lantai horizontal merupakan pola dalam seni tari di mana penari berjajar lurus dari kanan ke kiri atau sebaliknya dari kiri ke kanan.

Pola lantai ini memiliki makna tentang hubungan antara manusia dengan alam.

Pada level dasar, pola lantai jenis ini dilakukan dengan cara duduk atau berbaring.

Di level selanjutnya pola ini dapat dilakukan dengan jongkok atau berlutut.

Sedangkan di level yang paling tinggi, pola ini dilakukan dengan cara jinjit, berdiri atau pun melompat.

3. Pola Lantai Garis Lengkung Melingkar

Pola lantai melingkar merupakan jenis pola dalam seni tari yang membentuk suatu lingkaran.

Pola ini memberikan makna mengenai hubungan antara manusia dengan Tuhannya.

4. Pola Lantai Garis Lurus Vertikal

Pola lantai vertikal hampir sama dengan pola lantai horizontal.

Pola lantai ini membentuk garis lurus dari depan ke belakang atau pun sebaliknya dari belakang ke depan.

Pola ini bermakna tentang hubungan antara manusia dengan manusia lainnya serta kehidupan sehari-hari.

Fungsi pola lantai

Masih dikutip dari buku yang sama, ada beberapa fungsi adanya pola lantai, di antaranya:

a. Sebagai cara untuk menata gerakan-gerakan pada penari.

b. Sebagai cara untuk membuat para penari agar kompak dan terlihat sinkron.

c. Sebagai cara untuk menciptakan struktur dalam pementasan seni tari.

d. Sebagai cara agar penampilan seni tari lebih menarik ditonton oleh masyarakat di atas panggung.

Tujuan pola lantai

Tidak hanya fungsi, pola lantai juga memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

a. Untuk membuat penari tidak bertabrakan dengan penari lainnya sehingga letaknya sinkron atau sesuai.

Dengan adanya pola lantai, penari yang akan bergeser, berpindah tempat, atau melakukan gerakan, tidak akan berbenturan atau bertabrakan tangan maupun kaki dengan penari lainnya.

b. Untuk membedakan gerakan-gerakan antara seni tari satu dengan yang lainnya.

Dengan adanya pola lantai akan ada beragam seni tari yang menampilkan keindahan keindahan dengan perbedaannya masing-masing.

c. Untuk membuat sebuah tarian menjadi lebih menarik ketika ditampilkan.

Dengan adanya pola lantai, para penari akan menampilkan tarian-tarian yang lebih menarik dan tidak membosankan dibandingkan hanya diam di tempat.

d. Untuk membuat penari agar terlihat secara keseluruhan di depan para penonton.

Dengan adanya pola lantai, tidak akan ada penari yang menutupi penari lainnya sehingga semua penari dapat terlihat jelas di depan penonton.

e. Untuk menguasai panggung.

Dengan adanya pola lantai, keseluruhan panggung dapat terisi oleh para penari dan tidak akan terjadi kekosongan yang membuatnya kurang selaras.